Rabu, 09 Februari 2011

Detail Enginering Desain BIC sedang disusun

Rabu, 09 Februari 2011
Menyusul Masjid Islamic Center Samarinda yang sebentar lagi akan mendapatkan nama atau betasmiyah. Detail Enginering Desain (DED) Balikpapan Islamic Center (BIC) sedang disusun untuk nantinya akan menjadi Masjid yang Indah di kota madinatul Iman, Balikpapan.

BALIKPAPAN, tribunkaltim.co.id - Detail Enginering Desain (DED) Balikpapan Islamic Center (BIC) seluas 14,4 hektare di Jl Belibis, Kelurahan Gunung Bahagia, Balikpapan Selatan, saat ini sedang disusun oleh pemenang tender beberapa waktu lalu. Pemenang tender tersebut berasal dari Bandung Jawa Barat.

Balikpapan-Islamic-Center-BIC.jpg
Tribunkaltim/Feri Mei
Detail Enginering Desain (DED) Balikpapan Islamic Center (BIC)
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan Sri Sutantinah usai mengikuti Sidang Istimewa DPRD Kota Balikpapan tentang HUT Kota Balikpapan ke-114 di Balikpapan and Convention Center (Dome), Rabu (9/2/2011). "Saat ini sedang menyusun DED-nya, pemenangnya dri Bandung, namanya saya lupa," kata Sutantinah, sapaan akrabnya.

Menurut Sutantinah, pemenang sayembara desain BIC juga ikut dalam pembuatan DED. Sehingga dalam penyusunan DED tersebut sesuai dengan desain BIC yang sudah ditetapkan melalui sayembara beberapa waktu lalu. "Pemenang sayembara desain Islamic Center memang harus ikut dalam penyusunan DED, sehingga desain dan perencanaan sesuai dengan yang diharapkan," tandasnya.

Anggaran yang dialokasikan untuk pembuatan DED tersebut sekitar Rp 1,8 miliar. Sedangkan pembangunan fisiknya sekitar Rp 300 miliar yang bersumber dari APBD, APBN dan sumber masyarakat. "Untuk anggaran DED itu sekitar 2 hingga 5 persen dari nilai proyek tersebut. Alokasi DED tersebut sekitar Rp 1,8 miliar," tutur Sutantinah.

Penulis : Feri Mei
Editor : Reza Rasyid Umar
Sumber : Tribun Kaltim

Rabu, 02 Februari 2011

masjid al-aqsha akan segera dihancurkan

Rabu, 02 Februari 2011
Departemen wakaf dan agama pemerintahan Hamas Palestina di jalur Gaza memperingatkan bahwa ada kelompok-kelompok ekstrimis Freemasonry yang beroperasi secara rahasia di Amerika, dengan memberikan tekanan yang kuat untuk mempercepat penghancuran Masjid Al-Aqsha.

Peringatan ini datang setelah bocornya rencana rahasia kelompok-kelompok masonik Amerika yang ingin menghancurkan dan membongkar masjid Al-Aqsha secara maksimum - dari apa yang mereka sebut sebagai rahasia dari "Segel Sulaiman."

Dalam sebuah pernyataan yang diterima IOL, pada hari Selasa kemarin (12/1) Menteri Wakaf di Gaza, Dr Talib Abu Sha'ar mengatakan: "Kelompok-kelompok Masonik ini telah melakukan penetrasi ke Amerika lewat orang Amerika sendiri, dan hal itu menunjukkan ritual agama mereka."

Freemasonry mendefinisikan dirinya sebagai gerakan spiritual yang membutuhkan "kemajuan manusia", tapi gerakan ini telah banyak mendapat kritikan di banyak negara; sebagai akibat dari kerahasiaan kegiatan mereka, mereka dituduh sebagai gerakan terbesar yang berjuang untuk pemikiran agama yang sekuler, untuk alasan tersebut gerakan ini telah dilarang di dunia islam dan Universitas Islam Al-Azhar telah mengeluarkan fatwa Haram keberadaannya di Mesir.

Mengutip surat kabar Washington Post baru-baru ini - menginformasikan bahwa sumber-sumber AS mengatakan bahwa kelompok-kelompok ekstremis Yahudi Freemasonry, yang beroperasi secara rahasia di Amerika Serikat, telah memberikan tekanan yang kuat untuk mempercepat penghancuran Masjid Al Aqsha.

Menteri Wakaf menyatakan bahwa kelompok-kelompok ekstremis Freemasonry telah menyatakan lebih dari sekali melalui berbagai media bahwa masjid Al-Aqsha akan dihancurkan segera, dan ia menyerukan kepada seluruh bangsa Arab dan umat Islam serta pemerintah negara-negara Islam di dunia untuk peduli terhadap masalah ini.